Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Buku Seri Mengembangkan Literasi Awal Anak Di Keluarga

Edukasimaster.blogspot.comBuku Seri ini mempunyai daftar isi, diantaranya: Pertama Apa itu Literasi? Kedua Apa yang Terjadi dengan Anak di Awal Perkembangan Literasinya?, Ketiga Apa yang Ayah BundaPerlu Lakukan?

Apa itu Literasi?

Ayah dan bunda kita sering mendengar kata literasi. Apakah literasi itu? Literasi adalah kemampuan seseorang memahami informasi guna mengembangkan kecakapan hidupnya. Anak yang memiliki kecakapan literasi yang baik akan:

• Memahami bahasa lisan dengan baik;

• Berbicara dengan jelas dan runtut, dan;

• Memahami isi bacaan dengan baik.

Ayah Bunda,

Kecakapan literasi awal bukan sekadar kemampuan merangkai huruf dan suku kata. Apa yang terjadi selama ini?

• Anak mempelajari huruf dengan cara menghapalnya.

• Anak belajar merangkai huruf menjadi suku kata dan kata melalui buku-buku latihan membaca. Pada buku-buku itu, huruf dan suku kata dirangkai tanpa makna dan tanpa disertai contoh penulisannya dalam benda-benda yang dikenali anak.

Cara ini dapat mendorong anak bisa membaca. Namun, ia tidak akan terlatih untuk memahami isi bacaan. Akibatnya, kecintaan anak untuk membaca tidak tumbuh.

Apa yang Ayah Bunda perlu lakukan?

Yang perlu DIINGAT:

Pengembangan literasi menggabungkan pengenalan terhadap bentuk tulisan dan bunyi. Setiap bahasa memiliki aturan bunyi yang khas. Pada bahasa Indonesia, huruf e dibaca tidak sama.

PERHATIKAN kalimat berikut:

• Ibu, menaruh keset di depan pintu.

• Nak, cuci tangan dengan sabun sampai keset.

Maka, ajarkanlah bentuk huruf pada kata beserta bunyinya kepada anak. Pada saat mengajar anak membaca, Anda juga harus mengajaknya bercakap-cakap agar anak mendengar contoh pengucapan beserta makna yang tepat.

Ayah Bunda perlu tahu...

• Pengetahuan alfabet dan bunyinya adalah PENGETAHUAN BAHASA.

• Sedangkan menyimak dan berbicara termasuk dalam KETERAMPILAN BERBAHASA.

• Pengetahuan bahasa perlu diberikan seiring dengan upaya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak.

Apa yang seharusnya dicapai anak kita? 

• Pada usia 3 – 6 tahun, kemampuan literasi awal anak berkembang dengan pesat apabila diberikan stimulasi yang baik. Pada usia ini, anak dapat mengenali bunyi huruf dari kata yang didengar. Misalnya anak dapat menyebutkan ada bunyi a pada kata kuda.

• Anak disiapkan dari pendidikan nonformal ke formal. Anak mulai dikenalkan kepada teks bacaan dan cara membacanya melalui kegiatan membaca bersama agar anak terlatih berbicara dengan pelafalan yang tetap dan nada yang sesuai.

Bagaimana Proses Perkembangan Kemampuan Anak?

Ayah dan bunda,

Perkembangan literasi anak berproses beriringan antara pengetahuan keaksaraan dan keterampilan berbahasa. Keterampilan berbahasa secara berurutan berkembang dari menyimak, berbicara, menulis dan membaca.

Keterampilan membaca yang baik terjadi jika keterampilan sebelumnya dikembangkan dengan tepat.

Cara Mengembangkan Keterampilan Menyimak

Ayah dan bunda, mengapa kita perlu melatih anak menyimak?

Anak perlu dilatih menyimak agar mampu mendengarkan bahasa lisan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi, menangkap isi, serta memahami yang disampaikan oleh pembicara.

Apa yang dapat kita lakukan?

• Berbicara dengan nada rendah, tidak teriak.

• Berbicara dengan tempo sedang.

• Menjadi pendengar yang baik karena anak perlu model tampilan penyimak yang baik.

Cara Mengembangkan Keterampilan Berbicara?

Ayah Bunda, mengapa kita perlu melatih anak berbicara?

Anak perlu dilatih berbicara agar mampu menyampaikan pesan lisan dengan jelas agar dapat diterima oleh mitra bicara. Apa yang dapat kita lakukan?

• Mendengarkan anak bicara sampai selesai.

• Ketika anak bicara respons dengan sikap tubuh yang mendukung, misalnya tersenyum bila yang disampaikan lucu.

• Menjadi pembicara yang baik karena anak perlu model tampilan pembicara yang baik, misalnya tidak memotong pembicaraan dan memilih kata yang santun.

Kemampuan Bicara Anak Usia 6 Tahun

Anak usia 6 tahun seharusnya sudah dapat berbicara dengan kemampuan sebagai berikut.

• Melafalkan bunyi dengan jelas kecuali bunyi r

• Dapat mengungkapkan keinginan dengan berbicara

• Dapat bertanya sesuai dengan kebutuhan

Apa yang harus kita lakukan jika anak belum sampai pada kemampuan tersebut? Perhatikan cara makan anak. Cara makan anak menunjukkan kematangan fungsi organ bicara anak. Jika anak makan tanpa mengunyah maka lidah tidak terlatih dengan baik. Dampak dari itu adalah kemungkinan anak berbicara kurang jelas.

Persiapan Keterampilan Menulis Apa yang harus dibantu?

Ayah Bunda,Kita perlu membantu menyiapkanketerampilan menulis anak.Proses menulis terjadisecara bertahap mulai dari cara memegang pensil, menyalin huruf dan kata, hingga anak mampu menyampaikan ide dalam bentuk tulisan.

Ayah Bunda dapat membantu dengan cara-cara berikut:

• Agar anak leluasa menggerakkan tangannya, ayah dan bunda perlu melatih anak untuk duduk tegak.

• Sebagai persiapan memegang pensil yang tepat, anak perlu menguatkan otot jari dengan berlatih mengancingkan baju, memegang sendok, dsb.

Apa yang seharusnya dicapai anak usia 6 tahun?

Pada usia 6 tahun seharusnya anak mampu:

• memegang pensil dengan tepat

• dapat menulis nama diri

• dapat menulis kalimat sederhana; 3 – 4 kata per kalimat.

Ayah Bunda, Kita perlu membantu menyiapkan keterampilan membaca anak. Proses menulis terjadisecara bertahap mulai dari membaca gambar,membunyikanhuruf, membacakata dan kalimat,dan mendapatkan informasi dari isi bacaan.

Ayah Bunda dapat membantu dengancara:

• menyediakan aneka bacaan yang mudah ditemui anak

• melatih anak membaca gambar, simbol dan huruf

• menjadi teladan anak dengan sesering mungkin melakukan kegiatan membaca bersama.

Tugas Ayah Bunda Mengembangkan Literasi Anak

Ayah Bunda, kita dapat menyusun kegiatan untuk mengembangkan

kecakapan literasi awal anak dengan cara- cara berikut:

• Latihlah pelafalan bahasa Indonesia dengan memberikan contoh yang tepat.

• Latih anak berbicara dengan nada, jeda, dan tempo yang baik.

• Libatkan minimal 3 sensori anak (misal: lihat,

sentuh, dengar) saat anak berlatih berbicara.

• Latih logika berpikir runtut dengan cara berbicara pada satu topik.

• Latih imajinasi anak dengancara bertanya. Apa yang terjadi jika kamu berada di sana? (misalnya saat anak bercerita tentang suatu tempat).

• Upayakan anak dapat mengulang kegiatan secara mandiri.

Untuk selengkapnya, langsung saja download file Buku Seri Mengembangkan Literasi Awal Anak Di Keluarga dengan klik link di bawah ini.

Buku Seri Mengembangkan Literasi Awal Anak Di Keluarga Download

sumber file:Anggunpaud.kemendikbud.go.id

 

Posting Komentar untuk "Buku Seri Mengembangkan Literasi Awal Anak Di Keluarga"

close
Kl1k Dsini 2x [Close]