Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Buku Seri Mengenalkan Gawai Pada Anak Usia Dini

Edukasimaster.blogspot.comBuku seri ini memilik daftra isi diantaranay: Pertama Gawai dalam Kehidupan Keluarga Modern, Kedua Rekomendasi dari WHO, Ketiga Jenis, Fitur dan Fungsi Gawai.



Mengapa Mengenalkan Gawai pada Anak Usia Dini?

Gawai sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia modern. Penjualan perangkat digital, seperti gawai secara global jumlahnya cukup signifikan. Penjualan telepon pintar (smartphone), sampai dengan tahun 2020 telah mencapai 1,5 miliar. Sedangkan penjualan televisi global sudah mencapai 83 juta unit.

Secara global, penjualan Personal Computer (PC) dan laptop meningkat, dengan 2019 ada 71,8 juta unit terjual. Sedangkan untuk tablet PC atau tablet akan menyentuh total 300 juta lebih di tahun 2020 ini.

Ayah akan membeli laptop untuk mengerjakan pekerjaan kantor di rumah. Kakak yang kuliah memiliki telepon pintar untuk mengerjakan tugas sekolah dan berselancar di Internet. Ibu juga memiliki telepon pintar untuk berjualan di toko daring/online miliknya.

Hampir semua kehidupan manusia modern, kini berinteraksi secara langsung atau tidak langsung dengan perangkat digital. Sehingga, mau tidak mau anggota keluarga terkecil kita pun kini dapat diperkenalkan dengan gawai.

Penetrasi gawai yang masif dan penggunaannya yang intensif berdampak langsung pada kesehatan anggota keluarga.

World Health Organization (WHO) telah menegaskan dampak positive gawai, terutama pada anak usia dini. Sehingga WHO telah merekomendasikan pengenalan gawai dengan istilah screen time pada anak usia dini.

Definisi Screen Time Menurut WHO

Screen time berarti waktu anak secara pasif menonton hiburan berbasis layar perangkat digital seperti televisi, komputer, dan telepon pintar. Namun, aktif screen time yang membuat anak menjadi aktif secara fisik tidak termasuk ke dalamnya.

Rekomendasi WHO di atas jelas menggarisbawahi bahwa anak usia dini perlu melakukan aktivitas fisik. Karena aktivitas ini mampu mengoptimalkan tumbuh-kembang mereka. Ditambah lagi anak usia dini juga serta memerlukan waktu beristirahat yang cukup.

Oleh karena itu, aktivitas penggunaan gawai oleh anak usia dini perlu dibatasi. Dampak paparan gawai pada anak usia dini yang paling mengkhawatirkan adalah kesehatan mata mereka. Yang juga tak kalah mengkhawatirkan adalah dampak adiksi pada gawai.

Efek Screen Time Pada Kesehatan Mata Anak

Beberapa penelitian telah mengindikasikan beberapa pengaruh negatif pada kesehatan anak. Terutama bagi anak-anak yang secara berlebihan memandangi layar perangkat digital. Juga yang berinteraksi dengan perangkat digital tanpa pengawasan. Beberapa penelitian itu adalah sebagai berikut:

Kajian Studi

Beberapa dari banyak studi tentang efek screen time pada anak dijabarkan sebagai berikut:

Studi: Varma, dkk 2006

Hasil: Terjadi indikasi miopia (rabun jauh) karena paparan sinar perangkat digital pada anak-anak yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan 50 tahun terakhir di A.S.

Responden: 12.000 anak berusia 6 - 72 bulan di Amerika Serikat

Studi: Gopinath, dkk., 2011

Hasil: Terjadi penyempitan diameter retinal arteriolar yang berfungsi mengalirkan darah ke retina.

Responden: 24 anak di sekolah PAUD di Sydney

Studi: Cheung, dkk 2017

Hasil: Paparan sinar terang dan blue light dari perangkat digital menekan produksi melatonin yang menyebabkan gangguan tidur.

Responden: 715 keluarga dengan anak usia dini di Inggris

Dari tiga penelitian yang dipaparkan, bisa disimpulkan bahwa:

• Penggunaan perangkat digital berlebihan berbahaya untuk anak usia dini.

• Paparan sinar blue wave (light) tidak direkomendasikan dipaparkan pada mata anak usia dini.

• Efek buruk pada kesehatan mata anak ini tidak terlihat langsung, tapi dalam jangka panjang.

Antisipasi Dampak Adiksi

Adiksi juga menjadi potensi yang tidak diinginkan. Karena adiksi pada gawai juga terkait dengan penggunaan gawai berlebihan seperti menggunakan internet, gim, atau aplikasi.

Studi: Lin, dkk 2014

Hasil: Potensi kecanduan Internet pada anak SD yang mengalami gangguan tidur disebabkan oleh aktivitas saraf simpatik yang lebih tinggi. Saraf simpatik beraktivitas tinggi jika dalam keadaan stress.

Responden: 240 anak SD di Tiongkok.

Studi: Lissak, dkk 2018

Hasil: Screen time berlebihan di masa kanak-kanak membuat mental tidak utuh (mindfulness) arena stimuli eksternal yang banyak.

Responden: Anak dan dewasa dari kajian pustaka.

Tidak ada orang tua yang ingin anaknya kecanduan akan gawai. Namun, tanpa disadari orang tua sering mencontohkan interaksi gawai yang tidak baik dan sehat. Mencegah kecanduan gawai pada anak tidak bisa dilakukan hanya dengan melarang atau menjauhkan gawai dari jangkauan anak. 

Agar orangtua dapat mencontohkan interaksi dengan gawai yang baik; maka orang tua perlu mengenal jenis gawai dan cara pemanfaatannya dengan baik. Terutama bagi orang tua dengan anak usia dini.

Selanjutnya, yuk kita simak bagaimana mengenali gawai. Karena tak kenal maka tak paham.

Jenis, Fitur, dan Fungsi Beserta Rekomendasi Penggunaan

Pada Bab ini, mari kita mengenal gawai. Buat para orang tua, mengenal gawai menjadi penting agar: 

• Orang tua memahami fungsi dan fitur gawai untuk menyesuaikan rekomendasi WHO

• Orang tua lebih bijak dalam berinteraksi yang baik dan sehat dengan gawai

• Orang tua mampu membuka wawasan anak usia dini tentang fungsi dan fitur gawai

Telepon Pintar

Secara garis besar, berikut beberapa fitur utama telepon pintar adalah:

• Layar sebagai media interaksi pengguna

• Perangkat penghubung sinyal komunikasi dan internet

• Piranti komputerisasi perangkat lunak/software

• Piranti penyimpanan file

Fungsi telepon pintar Secara umum dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

Fungsi Utama:

• Komunikasi dan pengirim pesan (SMS)

Fungsi penunjang:

• Membantu produktivitas pekerjaan dan bisnis

• Membuka jejaring sosial melalui internet dan media sosial

Fungsi ekstra:

• Media hiburan dan permainan

Rekomendasi Penggunaan

Anak usia dini difokuskan pada fungsi utama dan ekstra telepon pintar. Tetapi orang tua harus memperhatikan:

• Durasi screen time sesuai rekomendasi WHO

• Aplikasi hiburan atau gim yang ramah anak

• Tidak mengenalkan platform media sosial

Tablet

Secara garis besar, berikut beberapa fitur utama tablet (tablet PC) adalah:

• Layar lebih besar daripada telepon pintar

• Bisa memiliki penghubung komunikasi atau internet

• Piranti komputerisasi perangkat lunak dan keras

• Piranti penyimpanan file

Fungsi tablet

Secara umum dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

Fungsi utama:

• Membantu produktivitas pekerjaan, berkarya, dan bisnis

• Menunjang optimalisasi fungsi telepon pintar

Fungsi penunjang:

• Terkoneksi dengan telepon pintar atau internet

Fungsi ekstra:

• Media hiburan dan permainan

Fungsi laptop

Secara umum dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

Fungsi utama:

• Membantu produktivitas pekerjaan, berkarya dan bisnis baik secara daring atau luring

• Membantu (backup) dan telepon pintar

Fungsi penunjang:

• Media hiburan dan permainan

Fungsi Ekstra:

• Hiburan dan permainan

Rekomendasi penggunaan:

Laptop sama sekali tidak direkomendasikan dikenalkan pada anak dini.

Dengan tetap mengindahkan rekomendasi WHO dan diawasi orang tua, anak usia dini dapat:

• Membaca buku elektronik (e-book) melalui laptop

• Bermain gim yang ramah anak

Untuk selengkapnya, langsung aja download file Mengenalkan Gawai Pada Anak Usia Dini dengan klik link di bawah.

Mengenalkan Gawai Pada Anak Usia Dini Download

Sumber file: Anggunpaud.kemendikbud.go.id

Posting Komentar untuk "Buku Seri Mengenalkan Gawai Pada Anak Usia Dini"

close
Kl1k Dsini 2x [Close]