Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Buku Seri Menumbuhkembangkan Minat Anak Sejak Dini

Buku seri ini memili daftar isi diantaranya: pertama Dunia Anak Adalah Dunia Bermain, Kedua Pentingnya Menumbuhkembangkan Minat Anak Sejak Dini, Ketiga Yang Bisa Dilakukan Oleh Pendidik, Keempat Stimulasi yang Dapat Menumbuhkembangkan Minat Anak, Contoh Bentuk Dukungan yang Dapat Dilakukan Pendidik.

Dunia Anak adalah Dunia Bermain

Dunia anak adalah dunia bermain. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar dan senantiasa bergerak seakan tiada lelah. Melalui bermain, anak menumbuhkan potensinya.

Anak adalah unik dengan segala kekuatan dan kelemahannya. Disinilah tugas orang tua untuk menumbuhkembangkan potensi anak agar kelak menjadi orang yang sukses.

Dukungan orangtua ini sebaiknya dilakukan secara bertahap, konsisten, berkesinambungan dan disesuaikan dengan kebutuhan anak agar anak menjadi senang belajar, tidak mudah putus asa, mengenali potensi diri dan tahu cara mengoptimalkannya.

• Bermain bagi anak usia dini, merupakan dunianya. Melalui bermain anak menumbuhkan segala potensi.Misalnya, dalam kegiatan bermain gobak sodor/galasin, akan terliha tanak-anak yang berbakat sebagai pemimpin kelompok, pengatur strategi, atau anak yang gesit dan lincah menggerakkan anggota tubuhnya.

• Bermain memiliki banyak manfaatsehingga orang tua dan guru dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk menjelajah lingkungan danmenggunakan objek/alat main dengan berbagai macam cara untuk berbagai macam tujuan.

PENTINGNYA MENUMBUHKEMBANGKAN MINAT ANAK SEJAK DINI

Minat adalah rasa suka atau dorongan yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu. Minat ini mempengaruhi motivasi seseorang dalam berpikir dan belajar sehingga kemudian minat ini jualah yang akan mengarahkan dan mengembangkan bakat seseorang.

Oleh karena itu stimulus yang tepat dalam menumbuhkembangkan minat anak merupakan hal penting yang dapat dilakukan oleh orang tua dengan anak usia dini.

Anak-anak akan menikmati aktivitasnya jika menarik perhatian dan menyenangkan baginya. Ketertarikan ini menjadi dasar untuk menumbuhkembangkan minat belajar anak melalui panca indranya (lihat, dengar, cium, sentuh, dan rasa). Jika anak mengerjakan hal yang diminati, maka hatinya pun akan gembira dan hasilnya juga akan lebih baik karena dikerjakan dengan sepenuh hati.

Melalui kegiatan-kegiatan yang diminati ini jualah akhirnya anak akan mengetahui potensinya, baik berupa kekuatan maupun kelemahannya. Minat setiap anak berbeda- beda dan dapat berubah-ubah, apalagi di masa anak usia dini, tergantung pada kebutuhan, pengalaman, dan mode yang sedang tren sehingga sesuatu yang sebelumnya tidak diminati anak atau bahkan dilihat sebagai suatu kelemahan, dapat berubah menjadi suatu kekuatan yang diminati anak karena adanya masukan-masukan tertentu atau wawasan baru dan pola pemikiran yang baru pada diri anak.

Oleh karena itu, jika sudah mengetahui kekuatan anak bukan berarti anak tidak diberikan lagi kesempatan untuk mencoba hal yang lain demikian pula jika sudah mengetahui kekurangan anak. Bukan berarti anak tidak lagi diberikan kesempatan untuk melakukannya dengan cara-cara baru.

Minat anak dapat dilihat dari apa yang anak sukai, yang membuat anak tertawa, tersenyum, bersemangat dan menikmati dengan sepenuh hati apa yang dilakukannya. Oleh karena itu, pada saat orang tua memberikan stimulasi menggunakan media, sebaiknya mempertimbangkan bagaimana anak dapat menggunakannya dengan berbagai macam cara menurut ide dan energi yang dimilikinya.

Yang Bisa Dilakukan oleh Pendidik

Berikut beberapa hal yang sebaiknya dlakukan oleh pendidik:

1. Mengidentifikasi minat anak di berbagai situasi, tempat, dan interaksi sosial yang berbeda dengan menggunakan alat main dan cara memainkan alat main yang berbeda-beda

2. Orang tua dapat melibatkan anak dalam kegiatan sehari-hari di rumah, seperti membantu ibu memasak, merapikan tempat tidur

3. Memberikan perhatian khusus pada aktivitas yang disukai dan dipilih oleh anak

4. Memberikan anak kesempatan belajar dari berbagai sumber belajar dengan berbagai macam cara untuk melakukan aktivitas yang diminatinya

5. Menanggapi dengan positif keterampilan dan kemampuan anak pada hal yang diminatinya agar memperkuat kompetensi anak

Minat anak mempengaruhi partisipasi anak dalam beraktivitas, cara mereka terlibat dalam aktivitas, dan kemampuan mereka dalam memahami pengetahuan dan menguasai keterampilan baru, seperti yang dijelaskan dalam gambar.

Memberikan penghargaan dan tauladan tentang bagaimana menikmati jerih payah sebagai hasil dari belajarnya

Minat dapat dikenali dengan mengamati hal-hal sebagai berikut:

1. Kegiatan yang menyenangkan, membuat anak semangat dan menikmatinya

2. Kegiatan yang paling sering dilakukan anak

3. Kegiatan yang membuat anak bertahan untuk melakukannya untuk waktu yang cukup lama atau terlena di dalamnya

4. Apa yang membuat anak tertarik dengan kegiatan tersebut, misalnya ketika bermain mobil-mobilan anak tertarik untuk memutar-mutarkan rodanya

5. Perilaku khas yang ditampilkan anak saat berkegiatan dan ketika setelah selesai berkegiatan, misalnya merasa puas, rasa ingin tahu yang tinggi

Stimulasi yang dapat menumbuhkembangkan minat anak

- Bila orang tua berprofesi sebagai pedagang dan sering membawa anaknya berdagang, maka anak akan mendapat inspirasi dari aktivitas berdagang dan melihat kualitas positif pada kegiatan itu.

- Ketika sampai di rumah dia bisa bermain “pasar-pasaran” bersama teman-temannya bagaimana menjual dagangannya dengan ramah, melayani pembeli dan banyak lain hal positif yang tercermin dalam diri anak karena dalam kegiatan tersebut.

- Dengan meniru melalui kegiatan bermain “pura - pura” akan memperkuat minat dan potensi pada diri anak.

Minat bisa tumbuh karena Aktivitas rutin

• Anak yang sering diberi tugas membersihkan kamarnya, keterampilan bantu dirinya akan terasah.

• Anak yang sering diberi tugas mengasuh adiknya, akan meningkatkan kepedulian dan empatinya kepada orang lain.

• Anak yang sering diberi tugas berbelanja ke warung, kemampuan komunikasi dan logika matematikanya akan berkembang.

Mengembangkan Minat Anak

• Bila sudah mengetahui minat Anak, langkah selanjutnya adalah mengembangkan minat tersebut.

• Orang tua dapat mengembangkan minat anak melalui klub, atau membuat program kegiatan terarah untuk anak. 

Atau melakukan kegiatan bersama keluarga, misalnya jika anak peduli dengan lingkungan maka orangtua dapat mengajaknya bersama untuk berkebun atau bersama-sama mengikuti kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh warga sekitar

Mengembangkan minat dengan mengikuti Klub

• Anak yang terlihat minat olahraganya menonjol, dapat diikutkan dalam klub olahraga yang diminatinya, seperti : klub sepakbola.

• Anak yang terlihat minat musiknya menonjol, dapat diikutkan dalam les musik.

• Anak yang terlihat minat seninya menonjol, dapat diikutkan dalam les menggambar / melukis.

• Anak yang memiliki minat menari, dapat dimasukkan ke dalam sanggar tari.

Contoh stimulasi lainnya dapat dilakukan melalui kegiatan:

bermain drama : anak suka meniru orang lain.

berdandan: anak suka berhias atau mempercantik temannya.

modelling : anak suka berlenggak lenggok memperagakan pakaian seperti peragawati

Memelihara hewan

Memasak

Bertemu Banyak Orang

Contoh

Menari

Memainkan alat musik

Bernyanyi

Menggambar

Ketrampilan tangan : menganyam, merajut, dan lain - lain.

Bercocok tanam

Olahraga

Contoh Bentuk Dukungan yang Dapat Dilakukan Pendidik

Bertemu Banyak Orang

Ajak anak bertemu keluarga di rumah nenek.

• Perkenalkan dengan semua paman, bibi dan sepupu.

• Perhatikan apakah anak senang ngobrol dengan keluarga, atau sibuk bermain sendiri. Jika anak bermain sendiri, dorong anak untuk bermain dengan yang lain dengan mendatangkan sepupu atau lainnya untuk bermain bersama

Berbelanja ke Warung

Ajaklah anak berbelanja ke warung dekat rumah. Jelaskan kepada anak tentang cara berbelanja ke warung, dengan memberikan contoh, mulai dari: 

• Mengucapkan salam. 

• Menyebutkan nama barang yang ingin dibelinya dengan jelas.

• Menanyakan harga barang 

• Bertransaksi dan menyampaikan terimakasih

Masak Bersama 

Buatlah kegiatan masak bersama keluarga di rumah, jelaskan kepada anak, mulai dari persiapan hingga menghidangkannya, misalnya dengan urutan sebagai berikut:

• Memberikan ide menu masakan

• Mencari resep dengan cara bertanya kepada orang lain

• Berbelanja

• Menyiapkan peralatan masak

• Memasak sesuai petunjuk

• Menguji hasil masakan

• Menghidangkan

Menggambar/Mewarnai

Ajak anak menggambar rumah lalu mewarnainya. Perhatikan:

- Apakah anak mengerjakan dengan cepat ?

- Sambil tersenyum ?

- Ingin mengerjakan lagi ?

- Hasilnya bagus untuk ukuran usianya ?

Kalau semuanya jawabannya = Ya, maka menggambar merupakan salah satu potensi unggul anak.

Untuk selengkapnya, langsung saja download file Buku Seri Menumbuhkembangkan Minat Anak Sejak Dini dengan klik link di bawah ini.

Menumbuhkembangkan Minat Anak Sejak Dini Download

Sumber file:Anggunpaud.kemendikbud.go.id

 

Posting Komentar untuk "Buku Seri Menumbuhkembangkan Minat Anak Sejak Dini"

close
Kl1k Dsini 2x [Close]