Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kuota 1 Juta Kesempatan Menjadi PPPK Terbuka Lebar, Jumlah Guru Honorer Hanya 700 Ribu Cek Nama Anda

Berita bahagia! Peluang guru honorermenjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terbuka lebar.

Ketentuannya mereka (guru honorer) harus turut test PPPK awalnya 2021.

Sekarang ini, Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan (Kemdikbud) sekarang ini terus-menerus lakukan pengaturan dan publikasi program satu juta guru honorer jadi PPPK tahun 2021.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani menerangkan program ini ialah saran yang diinisiasi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud dari tindak lanjut instruksi lima Kementerian/Instansi dalam penyukupan kebutuhan satu juta guru lewat penyeleksian PPPK di tahun 2021

Program ini selaku cara Kemendikbud untuk tingkatkan kesejahteraan guru honorer yang sejauh ini jadi garda paling depan dalam mekanisme pengajaran nasional.

"Program penyeleksian 1 juta guru PPPK ini diperuntukkan untuk penuhi paket keperluan guru pada tahun 2021 yang capai 1 juta lebih. Kami harap proses pengaturan dan publikasi yang secara terus-menerus kami kerjakan di 5 region bisa memudahkan pengaturan dan penskalaan skema guru sama keperluan daerah semasing dan sampai akhir tenggat saat yang dipastikan bisa tercukupi sasaran yang telah kami rencanakan," terang Nunuk di Semarang, Senin 14 Desember 2020 seperti diambil dari web sah Kemendikbud.

Nunuk memandang sekarang ini terdaftar lebih dari 700 ribu guru honorer di Indonesia, jumlah itu kata Nunuk akan sanggup menangani paket keperluan guru 1 juta lebih pada tahun 2021.

Belum juga yang akan datang akan ada banyak guru yang hadapi periode pensiun hingga bila dikumpulkan penyukupan kebutuhan guru sampai tahun 2024 capai lebih dari 1,3 juta guru dan tenaga pengajar.

"Oleh sebab itu penyeleksian ini ialah hal yang harus dan mutlak harus dikerjakan. Program ini bisa memberi peluang untuk guru honorer yang telah terdaftar di BKN, Dapodik dan tidak harus mempunyai MMPK dan guru-guru yang telah memiliki sertifikat pengajar atau telah lulus sertifikat karier guru tetapi tidak mengajarkan. Fokus waktu ini untuk guru honorer di sekolah negeri," sambungnya. 

Program penyeleksian untuk guru honorer atau non-PNS untuk dipilih jadi PPPK ini ditata dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 mengenai Aparat Sipil Negara (ASN). Penataan lebih detil ditata dalam Ketentuan Pemerintahan (PP) Nomor 49 Tahun 2018 mengenai Manajemen PPPK.

Kepala Pusat Rencana Keperluan ASN Tubuh Kepegawaian Negara, Anna Hasnah Hasaruddin sampaikan berkaitan keperluan SDM aparat, Kementerian PAN-RB mencanangkan beberapa gagasan sesuai peraturan penyediaan CASN. Untuk program fokus pada tahun 2021 akan diutamakan di sejumlah hal yakni Tenaga Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Klinis.

"Kita ketahui bersama tenaga guru kekurangan lumayan besar, meskipun kita mengetahui masihlah ada beberapa rumor yaitu ada banyak tenaga guru yang berlebihan di satu sekolah yang sesungguhnya bisa dibicarakan lebih dulu," tutur Anna.

Anna menambah s/d 31 Agustus 2020 baru ada seputar 100 ribu yang mendaftarkan, hingga diundur selama Desember 2020. Selanjutnya nanti bakal ada info dan klarifikasi dari beberapa kementerian yang terkait dengan program itu. 

"Pokoknya pada 2021 semua guru lewat lajur PPPK, selanjutnya bisa dikerjakan saran kembali lagi pada beberapa peserta yang telah didaftarkan dengan menimbang banyak hal supaya tidak ada kekeliruan sepanjang proses penyeleksian," sambungnya. 

Sudah diketahui, pemerintahan lakukan penyeleksian massal secara online untuk untuk guru honorer jadi PPPK di tahun 2021.

Posting Komentar untuk "Kuota 1 Juta Kesempatan Menjadi PPPK Terbuka Lebar, Jumlah Guru Honorer Hanya 700 Ribu Cek Nama Anda"

close
Kl1k Dsini 2x [Close]